Minggu, 13 November 2011

contoh kerangka cerpen


1. Tema : Kekalahan
Alasan : Dengan tema kekalahan ini, agar anak yang pandai dalam lomba nyanyi, yang mempunyai suara bagus, supaya tidak takut akan kalah, karena kekalahan merupakan pelajaran agar tidak menjadi sombong.
2. Watak :
- Mas Husen beerwatak pemarah dan periang.
- Hernawan berwatak egois.
- Pak Rendy mempunyai watak baik dan bijak.
- Papa dan mama yang mempunyai watak perhatian, sabar
3. Tahap – tahap penceritaan :
a. Perkenalan
- Tokoh yang bernama Mas Husen kerjaanya hanya menjadi pendengar yang baik pada Hernawan.
- Tokoh yang bernama Hernawan, anak ini selalu mengenal lulus, menang, dan berhasil dan tidak pernah mengenal kekalahan dan kegagalan.
- Pak Rendy adalah guru musik Hernawan .
- Papa dan Mama seorang yang penuh perhatian sama anaknya, tidak pernah mempersoalkan menang atau kalah.
b. Pertikaian
Hernawan mengalami kekhawatiran dan ketakutan, karena dia mendapatkan saingan yang bernama Yogga dan Frista suaranya yang bagus.
c. Klimaks
Hernawan hanya mengenal menang, lulus, berhasil, sedangkan guru musiknya menginginkan Hernawan kalah supaya Hernawan tidak sombong dan congkak, dan mendapatkan pelajaran dari kekalahannya
d. Penyelesaian
Hernawan terlepas beban yang berat karena papa dan mamanya tidak mempersoalkan Hernawan kalah dan menang , dan dia sadar kekalahan bukan suatu hal yang menakutkan, Hernawan hanya berusaha menyenangkan hati mama untuk bisa berlomba dengan baik.

4. Amanat
Jangan takut akan datangnya kekalahan, karena kekalahan adalah suatu pelajaran adalah yang sangat berarti dalam hidup ini pasti ada juga kegagalan dan kekecewaan.
5. Sinopsis
Hernawan adalah seorang anak yang pandai bernyayi dan mempunyai suara bagus.  Hernawan selalu memenangkan lomba, tapi untuk lomba kali ini Hernawan sangat ketakutan karena dia mendapatkan saingan terberat yang mempunyai suara bagus dan indah yang bernama Yogga dan Frista. Sedangkan guru musik Hernawan yang bernama Pak Rendy menginginkan Hernawan kalah dalam perlombaan, Pak Rendy ingin memberi pelajaran yang berharga dari kekalahan. Selama ini Hernawan hanya mengenal menang, lulus, berhasil dan belum pernah mengenal kalah. Hernawan menyesal mendengar ucapan Pak Rendy, tapi setelah dia mendengarkan kalau papa dan mama tidak mempersoalkan kalah atau menang, dan akhirnya Hernawan hanya berusaha menyenangkan hati mama dan tidak takut dan berusaha semaksimal mungkin.
6. Setting
                a. tempat : rumah, tempat les music, dan tempat lomba
                b. suasana : gembira, kecewa
                c. waktu : setiap pulang sekolah, sore hari, dan malam hari

1 komentar: